Jumat, 17 Mei 2019

Cara Memakai Jilbab yang Simpel untuk Sehari-hari

Ada yang tau bedanya hijab dengan jilbab? Sebagian ulama ada yang mengatakan bahwa hijab adalah segala hal yang menutupi sesuatu yang dituntut untuk ditutupi bagi seorang muslimah, yang mencakup semua aurat, lekuk tubuh, dan perhiasan dari ujung rambut hingga kaki. Sedangkan jilbab merupakan kain yang menutupi kepala, leher, hingga ke dada wanita.

cara pakai jilbab simpel

Dari penjelasan ini bisa dikatakan bahwa hijab memiliki arti yang lebih luas daripada jilbab. Masih simpang siur sih pendapat para ulama mengenai makna keduanya, bahkan ada juga yang menyamakan antara hijab, jilbab, dan khimar. Intinya, wajib bagi wanita muslim untuk  menutup bagian kepala, leher, dan dadanya dengan kain.

Dari zaman ke zaman tren gaya berjilbab ini selalu berubah dan mengalami perkembangan. Ini seiring dengan semakin banyaknya trendsetter fashion hijab yang muncul di kalangan influencer, selebriti, dan tokoh ternama lainnya. Bahkan sekarang industri fashion hijab juga mulai menjamur dimana-mana. Bisa dikatakan bahwa dengan berjilbab pun, wanita muslim masih bisa tampil stylish dan fashionable.

Dari berbagai macam gaya dan model berjilbab ini, ada yang memilih menggunakan model jilbab yang simpel namun tetap terlihat modis untuk sehari-hari. Jilbab simpel mungkin dipilih karena gak mau ribet atau memang mau tampilannya terlihat sederhana saja. Seperti apa sih gaya memakai jilbab yang simpel . Yuk, cekidot!

Pernah dengar gaya berjilbab anak sekolahan? Nah, gaya berjilbab ini masih banyak yang menggunakannya lho, karena cara pakainya yang benar-benar simpel dan gak ribet. Caranya cuma dengan memakaikan jilbab ke kepala, dan menyematkannya di bagian leher.
cara pakai jilbab simpel
Jika anak sekolahan biasanya menggunakan jilbab segi empat yang dilipat dua menjadi segitiga. Sedangkan beberapa orang lainnya ada yang menggunakannya pada jilbab persegi panjang. Untuk jilbab persegi panjang, gak perlu dilipat, tapi langsung dipakaikan ke kepala.

Nah, kedua ujung jilbab yang terulur di bagian depan, ada yang membiarkannya begitu saja, biasanya ini anak sekolahan. Namun ada juga yang menyampirkan ke bahu kiri dan kanan. Agar rapi, bisa sematkan peniti di bagian keduanya agar tidak mudah jatuh.

Cara lain adalah dengan membuat simpul atau mengikat kedua ujung jilbab di bagian depan. Ini maksudnya agar jilbab tidak mudah ditiup angin dan membuatnya jadi berantakan.

Bisa juga dengan menarik kedua ujung jilbab ke bagian belakang leher, dan mengikatnya. Jika tak ingin bagian ikatannya kelihatan, tinggal masukkan ke bagian dalam jilbab yang terulur di bagian belakang. Jadinya jilbab akan kelihatan lebih rapi lagi.

Bagi yang ingin tampil syar’i, tinggal pilih jilbab yang lebih lebar lagi. Pakaikan gaya berjilbab yang pertama tadi. Bagi dua jilbabnya hingga membentuk segitiga, lalu sematkan peniti di bagian leher. Biarkan salah satu bagian jilbab yang terulur di bagian depan menutupi bagian dada. Sedangkan bagian lainnya sampirkan ke bahu. Misalnya yang ditarik sisa jilbab sebelah kiri, maka sampirkan ke bahu sebelah kanan, begitupun sebaliknya. Beri peniti atau bros di bagian bahu agar jilbabnya gak jatuh.  

Cara jilbab syar’i lainnya adalah sama dengan cara di atas, namun kedua bagian jilbab yang terjulur di depan dibiarkan begitu saja. Tinggal diberi peniti atau bros di tengah kedua bagian jilbab tersebut, agar jilbab terlihat lebih rapi lagi dan model jilbabnya gak gampang berantakan.

Simpel kan! Agar tetap tampil modis, gunakan bros atau pita untuk mempercantik tampilan jilbabnya. Oya, pemilihan warna jilbab juga dapat mempengaruhi tampilan jilbabnya ya. Sebaiknya pilih jilbab dengan warna yang lembut, seperti warna pastel dan lavender.  Selamat mencoba :) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar