Minggu, 12 Mei 2019

Cara Mengatasi Ketombe di Rambut

Mau tau caranya hilangkan ketombe dari rambut? Gampaaang! Rajin aja keramas rambutnya pake sampo tiap hari, wakaka *dilempar panci ma buibuk XD Baek baeek, aku akan kasih tau tip hilangkan ketombe, resep yang kudapatkan turun temurun dari nenek ke nenek :D

masalah ketombe di rambut
Masalah ketombe di rambut
Pertama, aku akan bahas dulu ya mengenai ketombe. Makhluk seperti apa yang namanya ketombe ini. Jadi nih, ketombe ini punya nama lain dandruff atau nama keren lainnya pityriasis capitis. Beberapa daerah ada yang menyebutnya sindap dan kelemumur. Ketombe berasal dari kulit mati di kepala yang kemudian mengelupas. Bentuknya berupa serpihan kecil di kepala berwarna putih atau keabu-abuan.

Kulit mati atau sel-sel kulit yang mati merupakan proses alami dan hal normal yang terjadi pada setiap makhluk hidup. So, kamu gak bisa menghindar dari yang namanya ketombe ya. Mau kamu apain juga, dia bakal nongol dan nongol lagi. Yang jadi masalah adalah jika kamu gak rajin bersihin kulit mati yang mengelupas di kepala tadi.

cara atasi ketombe
Ketombe di kulit kepala
Maka aku bilang tadi, untuk menghilangkan ketombe ya dengan rajin keramas, biar kulit kepala yang mengelupas tadi bisa luruh dari kepala, wekeke…. Eit, tapi sel kulit yang mati pada tiap orang berbeda-beda ya, tergantung pada pertumbuhan atau pergantian sel kulit masing-masing orang. Ada yang cepat pergantiannya, ada juga yang lama. Makanya ada yang kulit kepalanya cepat berketombe, dan ada yang lama. Namun yang pergantiannya lama ini cenderung nggak kliatan berketombe, karena rambut biasanya sudah dibersihkan sebelum ketombenya nongol.

Dari situ deh, ada yang beranggapan kalau ada orang yang berketombe dan ada yang nggak. Padahal semua orang berpotensi berketombe kok. Kalo nggak, berarti sel kulitnya gak pernah mengalami pergantian dong. En itu gak sehat lho! :D So, jangan cemas kalo kamu berketombe yes! Yang perlu dicemaskan itu kalo pengelupasan kulit mati di kepala terjadinya berlebihan dan dalam jumlah yang lumayan besar. Nah, ini baru perlu ditangani dengan serius.

Penting untuk diketahui nih, jangan suka menggaruk kepala secara berlebihan saat sedang berketombe ya. Ketombe memang menyebabkan kulit kepala jadi gampang gatal, sehingga jari jemari secara reflek pengen ngegaruk gitu. Tapi itu malah akan memperparah kerusakan pada kulit dan memicu pertumbuhan ketombe. Bahkan kalau ngegaruknya sampe kenceng dan ‘semangat’, bisa menyebabkan iritasi dan luka lho! Jika gatal segera keramas dan bersihkan rambutmu. Biasanya masalahnya akan segera hilang.

Nah, itu untuk ketombe yang normal ya. Cara menghilangkannya hanya dengan keramas secara teratur, dan selalu menjaga kebersihan rambut. Sebaiknya jangan menunggu membersihkan rambut hingga kulit kepala gatal dulu yes! Minimal membersihkan rambut tuh 3 kali seminggu. Namun gimana kalau udah rutin bersihin rambut, tapi masih ketombean?

Udah rutin pakai sampo antiketombe selama sebulan, tapi ketombenya tetap aja banyak dan gatalnya makin menjadi-jadi, bahkan menyebar ke area tubuh lainnya, misalnya ke alis, telinga, dll. Trus rambut jadi rontok, kulit kepala memerah gitu dan bengkak. Nah, kalau sudah kejadian seperti ini sebaiknya periksakan ke dokter kulit deh. Karena ini sudah butuh pengobatan dokter, dari yang ahlinya.

Baidewei baswei, aku dulu pernah dikasih tip sama nenek, gimana caranya bersihin rambut yang baik menggunakan bahan-bahan herbal. Kali aja kamu juga pengen nyobain cara ini. Karena nenek dan ibu akutu punya rambut yang lebat, bersih. Bahkan hingga usia tuanya, mama dan nenekku tuh ubannya warnanya gak putih kayak kebanyakan orang, tapi warnanya abu-abu tua gitu, dan masih kelihatan sehat dan mengilap lho.  

Waktu kecil, sekitaran usia batita hingga sekolah dasar gitu, nenek sering mengoleskan minyak kelapa buatan sendiri ke rambutku. Kata nenek biar rambutnya jadi lebih lembab dan sehat.

Selain minyak kelapa, nenek juga suka mengoleskan lidah buaya. Kebetulan di halaman rumah nenek dan ibu yang luas, suka ditanami dengan tumbuhan apotik hidup, bunga-bungaan, dan beberapa pohon berbuah. Jadi tiap ada lidah buaya yang udah gede gitu, suka dipetikin, trus bagian dagingnya yang bening dan berlendir itu suka dioleskan ke rambut. Ini berguna untuk melebatkan dan menguatkan akar rambut kata nenek. 

Belakangan aku tau, ternyata lidah buaya ini banyak banget manfaatnya. Gak hanya untuk kulit rambut aja, tapi juga bagus buat kulit wajah dan menjaga kesehatan tubuh. Lidah buaya juga bisa untuk menghilangkan ketombe, mencegah rambut rontok, dan membuat rambut jadi berkilau.

Tapi kalau dari ibu (yang pengetahuannya di dapat dari nenek) pakenya jeruk nipis buat mengatasi ketombe. Karena waktu aku kecil belum ada masalah dengan ketombe. Ketombe tuh baru mulai mengganggu saat aku menginjak bangku SMA. Dimana pertumbuhan hormon di tubuh mulai meningkat, kulit di wajah mulai berminyak dan berjerawat, begitupun bermasalah dengan rambut. Sayang, saat itu nenekku sudah tiada, huhu….

jeruk nipis untuk atasi ketombe
Jeruk nipis untuk atasi ketombe
Ibu ku waktu itu memberikan perasan (air) jeruk nipis yang dicampur sedikit air, dan kemudian dioleskan ke rambut. Setelah didiamkan selama kurang lebih setengah jam, aku disuruh untuk membilas rambut dengan air bersih. Wah, kalo bahas-bahas mengenai perawatan rambut, nenek dan ibu ku tuh lumayan ahli deh. Pernah juga pas rambutku rontok karena sakit tipus, pas pulihnya ibu rajin mengoleskan minyak kemiri bikinan sendiri ke rambutku.

Eh, ngomongnya kok jadi melebar kemana-mana ya, hihi. Jadi begitu deh, resep dari nenek dan ibuku untuk mengatasi ketombe. Ibu mengoleskan perasan jeruk nipis dua kali seminggu. Alhamdulillah, sebulan pemakaian ketombenya udah gak masalah lagi. Tapi tetep harus rajin keramas ya, minimal 3 kali seminggu. Kalo gak ketombenya bisa muncul lagi.

Oya, penggunaan sampo yang gak cocok juga bisa menyebabkan ketombe ya. Coba ganti dengan sampo antiketombe lainnya deh. Jika kamu udah mencoba semua cara di atas, trus masalahnya gak juga teratasi, sebaiknya seegra periksakan diri ke dokter ya. Karena bisa aja ada masalah kulit lain yang tidak kita ketahui, misalnya alergi, infeksi jamur, atau peradangan pada kulit kepala.        

Tidak ada komentar:

Posting Komentar