Senin, 02 Februari 2015

Tips Menghindari Kerusakan Pakaian dari Si Ngengat ala Ibu


"Waaakk!! Pakaian kesayangankuu... rusak dimakan ngengaat! Yaa ampuun kenapa bisa beginii siih!" umpatku kesal ketika sedang beberes lemari pakaian dan menemukan pakaian kesayanganku telah sobek dimakan serangga kecil itu.


Aku hanya bisa dongkol, kesal, sebel dan juga pengen nangis rasanya. Gimana tidak, ini adalah pakaian kesayanganku, yang suka kupakai karena bahan dan modelnya nyaman digunakan. Ini juga merupakan pakaian pemberian dari sahabat baikku sebagai kado ultahku. Namun sekarang ... grrrr, cuma bisa ngomel-ngomel sama si ngengat nakal itu :(

Ibu yang mendengar omelanku langsung masuk ke kamarku dan menanyakan hal apa yang telah membuatku uring-uringan di pagi hari begini. Aku pun menjelaskan pada ibu tentang peristiwa yang menimpa pakaianku yang dimakan si ngengat.

"Memang pakaiannya sudah jarang kamu pakai ya?" tanya ibu.

"Iya sih. Soalnya sekarang saya jarang hangout bareng teman-teman, jadi pakaiannya jarang saya pakai. Tapi sehabis di cuci, pakaiannya saya simpan rapi di lemari bu," ucapku.

Ibu pun menjelaskan bagaimana merawat pakaian agar tidak sampai dimakan ngengat. Ibu menjelaskan bahwa ada dua macam kerusakan pakaian yang disebabkan oleh ngengat. Pertama, kerusakan langsung, yaitu si ngengat langsung memakan pakaian hingga berlubang. Biasanya pakaian yang jadi sasaran adalah yang berbahan serat benang alami (seperti wol) ataupun berbahan campuran seperti paduan bahan serat alami dengan serat sintetis (seperti wol campur katun). Sedang yang kedua, kerusakan tidak langsung, yaitu si ngengat hanya membuat alur-alur tipis di permukaan pakaian. Dan ini bisa terjadi pada pakaian dengan bahan serat alami maupun sintetis.

Kerusakan pakaian yang parah adalah ketika pakaian sudah dihinggapi oleh larva ngengat. Larva ngengat akan membutuhkan konsumsi makanan yang banyak untuk proses pertumbuhannya. Sehingga pakaian bisa hancur olehnya.

Penyebab pakaian dimakan ngengat bisa karena pakaian kotor atau terkena tumpahan makanan yang dibiarkan menggantung (tidak dicuci) dalam waktu lama, atau bisa juga pakaian yang sudah dicuci namun kurang bersih dan bisa juga karena tempat penyimpanan pakaian yang lembab.

Pakaian yang rusak dimakan ngengat terkadang tidak langsung terlihat sebelum pakaian tersebut dicuci. Setelah dicuci maka serat pakaian yang rapuh dimakan ngengat akan langsung terlihat.

"Nah, lain kali kalau mau menyimpan pakaian dalam waktu lama, pastikan pakaianmu benar-benar bersih. Lipat yang rapi dan masukkan ke dalam plastik bersama kampers lalu tutup rapat. Periksa juga lemarinya jangan sampai lembab. Apalagi sekarang di musim penghujan, lemari gampang jadi lembab," kata ibu lagi. "Tuh lihat, kain panjang bekas nenek masih tersimpan rapi di lemari ibu dan tidak dingengatin," sambung ibu lagi sambil tersenyum.

Terima kasih ibu, ilmu menyimpan pakaian ala ibu akan aku terapkan saat ini juga. Jangan sampai pakaianku yang lain jadi santapan si ngengat. Walau masih sedih dengan nasib pakaian kesayanganku ini. Semoga sahabat baikku baca curcolku ini dan akan memberikan kado pengganti yang sama pada ultahku besok...hihihi... :D


Tidak ada komentar:

Posting Komentar