Sabtu, 01 Februari 2014

INAICT Award dan KNG Award 2014

997ce96514c5dd0210dc812caae8c3db_300120143621



Tahun 2014 ini INAICTA (Indonesia ICT Award) kembali akan diselenggarakan. Ini merupakan penyelenggaraan yang ke-8 sejak INAICTA diawali yaitu sejak tahun 2007 lalu. INAICTA sendiri merupakan ajang lomba karya cipta kreativitas dan inovasi di bidang TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) terbesar di Indonesia.


Kamis, 30 Januari 2014 bertempat di gedung Kemkominfo di bilangan jalan Sudirman, Jakarta, akan diadakan launching INAICTA. Pertama, acara dibuka oleh moderator Bapak Didik Kartono dengan bincang-bincang bersama para inovator.





[caption id="attachment_459" align="aligncenter" width="462" caption="(Ki-ka) Adiska, Bpk Didik, Gino dan Sani"](Ki-ka) Adiska, Bpk Didik, Gino dan Sani[/caption]


Pertama ada Renito Virginio (dipanggil Gino) yang merupakan pelajar dari SMA 28 Jakarta. Gino beserta teman-temannya (kebetulan saat itu teman-temannya tidak bisa hadir) merupakan juara pertama di INAICTA tahun sebelumnya. Prestasi lain yang diraih oleh Gino dan timnya adalah juara di APICTA (Asia Pasific ICT Award).


Adapun kreativitas yang di rancang oleh Gino terinspirasi dari banjir yang selalu terjadi tiap tahunnya. Ia akhirnya berupaya menciptakan sebuah robot bawah air yang bisa memantau keadaan di kedalaman air, sehingga bisa meminimalkan penggunaan tim SAR (tenaga manusia).


Untuk bisa sukses dalam rancangannya ini, Gino dan teman-teman pernah mengalami kegagalan hingga beberapa kali. Pertama robot yang diciptakannya ternyata tidak mampu bertahan didalam air, hingga akhirnya si robot berderai di air. Sampai beberapa kali percobaan hingga akhirnya berhasil menciptakan robot yang sesuai dengan yang diinginkan.


Ketika ditanya apakah ada perbedaan penilaian antara INAICTA dengan APICTA, Gino menerangkan bahwa penilaian di APICTA lebih mengarah ke segi penjualan (marketing) dari produk yang kita rancang, bukan lagi secara teknisnya seperti di INAICTA.


Untuk ke depannya Gino dan timnya akan terus berinovasi dengan robot ciptaan mereka, yaitu bagaimana supaya robot ini juga bisa memantau di kedalaman air yang sangat keruh.


Lalu yang kedua ada Adiska Fardani. Adiska merupakan anggota INAICTA dan berhasil sampai pada tahap semi finalis di tahun lalu. Ia merupakan pengembang muda yang berhasil mengembangkan usaha dibidang media social yang menyediakan jasa pada perusahaan lain. Adiska juga merupakan pemenang dari Kartini Next Generation Award 2013.


Yang ketiga ada Sani Khadafi. Sani sendiri belum terdaftar sebagai anggota INAICTA. Kreativitas Sani berorientasi pada Industri pertanian dengan menggunakan teknik informatika. Berawal dari rekanan dengan seorang teman yang berasal dari luar negeri yang tertarik melihat permasalahan pertanian yang terjadi di Indonesia. Mereka bekerja sama dengan tenaga penyuluhan yang ada. Banyak petani yang butuh pendidikan dan pengetahuan tentang pertanian, tetapi mereka belum punya akses atau media untuk bertanya dan yang bisa membantu mereka. Media social yang disediakan oleh Sani ini bisa memberikan berbagai informasi yang dibutuhkan oleh para petani dengan cepat.


Kemudian INAICTA pun di launching oleh Bapak Bambang Heru Tjahjono, Dirjen Aplikasi Informatika . Dengan tema acara INAICTA kali ini yaitu 'Innovate-Integrate-Empower', Bapak Bambang berharap INAICTA 2014 ini dapat menjadi sarana untuk peningkatan inovasi dan kreatifitas masyarakat di bidang ICT sehingga karyanya berguna untuk pemberdayaan masyarakat luas.





[caption id="attachment_460" align="aligncenter" width="307" caption="Bpk Bambang, Dirjen Aplikasi Informatika"]Bpk Bambang, Dirjen Informatika[/caption]

[caption id="attachment_461" align="aligncenter" width="290" caption="Launching INAICTA 2014 oleh Bpk Bambang"]Launching INAICTA 2014 oleh Bpk Bambang[/caption]


Tujuan INAICTA 2014 ini diselengarakan untuk terus mendorong berkembangnya produk-produk TIK local dengan peningkatan kualitas maupun inovasi produk. Tidak hanya bagi pengemabng individu, tapi juga bagi komunitas untuk pemberdayaan masyarakat, jelas Bapak Bambang lagi.


Sementara Bapak Andreas Surya, Ketua Panitia INAICTA 2014 menjelaskan bahwa tantangan dalam mengembangkan INAICTA adalah bagaimana mengitegrasikan produk ke masyarakat lalu agar bisa menjangkau lebih jauh lagi, seperti misalnya Dinas Kesehatan, bagaimana dan apa yang dibutuhkan oleh sektoral, kemudian disalurkan pada para innovator untuk bisa dipecahkan permasalahannya.


Lalu Bapak Andreas menjelaskan lagi mengenai kategori yang dilombakan sedikit berbeda dari tahun lalu. Penjurian INAICTA 2014 akan dibagi menjadi 15 kategori, yaitu :


- Untuk Industrial Domain,




  1. Health and Wellbeing (contohnya, inovasi untuk para penderita autis, dll)

  2. Tourism and Hospitality

  3. Micro and SME

  4. Education

  5. Games

  6. Animation

  7. Public Service (seperti, penanganan banjir deteksi dini, daerah mana yang bakal kena banjir, dll)

  8. Research and Development

  9. e-Inclusion and Social Entrepreneurship

  10. Aplicative Robot



- Untuk Student Domain,




  1. Student Project SD & SMP

  2. Student Project SMA & SMK

  3. Student Project Perguruan Tinggi

  4. Games Perguruan Tinggi

  5. Animasi Perguruan Tinggi



Untuk memaksimalkan potensi yang ada, INAICTA 2014 akan menyoroti trend dan potensi perkembangan industri TIK melalui konferensi, workshop dan eksibisi. Sedangkan untuk pengumuman pemenang dan malam penganugrahan INAICTA 2014 akan dilaksanakan pada bulan September 2014 bertempat di Jakarta Convention Centre (JCC) Senayan, Jakarta, yang menjadi tempat favorit diselengarakannya ajang INAICTA untuk ke-8 kalinya.



63157549146cb2b2d31fbd2ffd20c08f_300120143633




Selain Launching INAICTA, saat itu juga di launching untuk yang ke-3 kalinya Kartini Next Generation (KNG) Award 2014. Tema KNG Award 2014 kali ini adalah 'Woman as Agent of Change'. Ajang ini akan mencari wanita-wanita Indonesia yang telah memberikan kontribusi nyata terhadap perbaikan dalam bidangnya dari kondisi tertentu menjadi kondisi lebih baik yang bersifat terobosan, menghadapi tantangan, unik serta inovatif dengan memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Dan ini bisa dari berbagai bidang seperti ekonomi, pendidikan, seni dan budaya, kesehatan, lingkungan, pariwisata dan bidang lainnya. Pemilihan KNG Award ini terbuka bagi seluruh wanita Indonesia yang berusia 18-45 tahun.


Penjaringan peserta KNG Award 2014 ini akan di mulai pada tanggal 3 Februari - 16 Maret 2014 melalui situs kartininextgeneration.web.id. Setelah itu akan dilakukan proses seleksi dan penjurian. Puncak acara berupa pengumuman dan penganugerahan KNG Award 2014 disertai seminar, workshop dan pameran rencananya akan diadakan pada tanggal 23 April 2014 di Hotel Bidakara Jakarta.


Dalam penyelenggaraannya, Kemkominfo menggandeng beberapa organisasi masyarakat dan perusahaan-perusahaan yang siap mendukung KNG Award 2014 ini.


Diharapkan para pemenang KNG Award 2014 dapat menjadi inspirasi bagi para wanita Indonesia untuk dapat terus berkarya dan membawa perubahan positif dilingkungannya sesuai dengan cita-cita pahlawan Indonesia, RA Kartini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar