Rabu, 13 November 2013

Launching Buku 'Dari Gestapu ke Reformasi:Serangkaian Kesaksian'

b407cb90d06d1b1ec0b7fd260c637076_101120133001

Bertepatan dengan syukuran usia ke-70 tahunnya Bung Salim Said sekaligus menyambut hari Pahlawan, maka pada 10 November 2013 di Ballroom Hotel Kuningan, Mizan Pustaka dan Institut Peradaban meluncurkan sebuah buku penting mahakarya dari beliau yang berjudul Dari Gestapu ke Reformasi: Serangkaian Kesaksian.


Di dalam bukunya, Salim Said menuliskan hal-hal yang belum pernah terungkap keranah publik. Salim Said hadir dalam lingkar pertama kalangan militer, kesempatan yang sedikit dari waratawan yang bisa memperolehnya. Dia menyaksikan dari dekat gejolak negeri ini, mulai dari G 30 S/PKI, Operasi RPKAD saat Gestapu, jatuhnya Sukarno serta perannya dalam G 30 S/PKI, berkuasanya Soeharto dan kejatuhannya, hingga lahirnya Era Reformasi. Namun Sarwo Edi dan Beni Murdani merupakan dua nama yang dominan ditulis di dalam buku ini.


Buku yang terdiri lebih dari 500 halaman ini merupakan kesaksian personal Salim Said akan perjalanan bangsa ini dari Orde Lama hingga Era Reformasi. Beliau mengamati dari dekat sekali, bahkan terlibat didalamnya, dimulai ketika ia menjadi wartawan muda berusia 20 tahun.


Pada saat peluncuran buku, terlihat banyak sekali sahabat-sahabat beliau yang datang mulai dari aktris tiga jaman Titik Puspa hingga mantan gubernur DKI Jakarta Bapak Sutiyoso. Aktris Jajang C Noor sebagai MC acara ini terlihat sibuk cuap-cuap menghibur para tamu undangan sebelum acara di mulai.




Suasana sebelum acara dimulai
Suasana sebelum acara dimulai


Ketika akhirnya Bung Salim Said datang, beliau sibuk bersalaman-salaman dengan sahabat-sahabatnya yang turut hadir dalam acara ini. Kemudian acara pun di mulai. Para sahabat memberikan kata sambutannya dan bercerita mengenai Bung Salim yang mereka kenal. Lalu pembacaan do'a oleh Bapak Nasarudin Umar. Kemudian ibu Iravati Mangunkusumo Sudiarso salah satu sahabat beliau yang merupakan seorang pianis memainkan tiga buah lagu yang salah satunya merupakan karya dari Amir Pasaribu.




Para sahabat memberikan sepatah dua patah kata
Para sahabat yang memberikan kata sambutan


Setelah mendengar denting indah piano yang dimainkan oleh Ibu Herawati, maka acara dilanjutkan dengan penyerahan bukuDari Gestapu ke Reformasi: Serangkaian Kesaksian dari penerbit Mizan kepada Bung Salim dan Bung Salim pun memberikan sepatah dua patah kata mengenai buku ini.




Penyerahan Buku dari Penerbit Mizan kepada Bung Salim Said
Penyerahan Buku dari Penerbit Mizan kepada Bung Salim Said




Acara bincang-bincang
Acara bincang-bincang


Acara bincang-bincang yang seru yang dimoderatori oleh Bapak Kardi salah satu sahabat beliau. Ada juga Prof. Indra dan Agus Wijoyo yang membahas mengenai buku karya Bung Salim.


Acara ditutup dengan penandatanganan plakat yang diawali oleh Bung Salim dan dilanjutkan oleh para sahabat beliau.




Penandatangan Plakat
Penandatangan Plakat


Salim Said pun memberikan langsung buku karyanya kepada para sahabat yang telah banyak membantu dan mendukungnya selama ini. Selain para sahabat ternyata para tamu undangan pun kebagian jatah buku karya beliau :) Dan semua pun sibuk minta tanda tangan beliau :)




Salim Said menandatangani buku
Salim Said menandatangani buku


Salim Said menghadirkan kepada bangsa ini sebuah kepingan sejarah penting dari pelaku dan pengamat dari tiga zaman yang tersisa sedikit saat ini. Serangkaian kesaksian yang tidak mengubur fakta dan pernyataan, tetapi mengingatkan kembali kepada setiap anak bangsa betapa terjalnya perjalanan bangsa ini demi menjadi sebuah negara demokrasi.




Buku karya Salim Said dengan tanda tangan beliau :)
Buku karya Salim Said dengan tanda tangan beliau :)


Sumber : Foto pribadi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar