Kamis, 05 September 2013

Ketika Perbuatan Baik Mulai Memudar

Berbuat baik? Siapa yang gak mau berbuat baik, saya juga mau, cuma terkadang saya gak sempat melakukannya atau kadang uang saya gak cukup untuk dibagikann pada mereka ya gak mampu, ucap salah seorang teman. Ya ampuun, pendek banget cara berpikirmu tentang kebaikan.


Berbuat baik gak perlu harus meluang waktu banyak ataupun uang. Membuat orang lain senang sudah termasuk dalam kategori berbuat baik (tentu saja dalam artian yang positif!), karena kamu sudah membuat mereka merasakan kebahagiaan atas apa yang kamu perbuat atau kamu lakukan. Lha, bukannya kalau dikasih uang mereka akan senang? balas salah seorang teman. Iya sih, kebanyakan orang pasti senang jika dikasih uang, siapa yang gak mau, saya juga senang jika dikasih uang :)


Maksud saya disini berbuat baik tanpa kamu harus banyak meluangkan waktu ataupun uang. Seperti yang pernah saya alami kemarin. Ketika saya hendak menyeberang jalan raya dimana saat itu lalu lintas sangat padat dan pengemudi melaju dengan cepatnya sehingga saya butuh waktu yang lama untuk menyeberang, tiba-tiba sebuah mobil berhenti dan mempersilahkan saya untuk menyeberang. Perasaan apa yang kamu rasakan saat kamu diperlakukan seperti itu? Pasti senang kan?


Yah, perasaan itulah yang saya rasakan ketika itu. Saya sangat berterima kasih pada si pengemudi mobil tersebut karena perbuatan baiknya. Saya gak menyangka saja, di jaman sekarang sudah sangat jarang orang yang mau berbuat baik pada sesama. Dengan alasan sibuk, dikejar waktu, harus buru-buru dan lain sebagainya, terkadang itu membuat kita menjadi manusia yang egois. Berapa waktu yang diluangkan oleh si pengemudi untuk berhenti? sepertinya tidak sampai 1 menit kan? Berapa uang yang telah dikeluarkannya? Tak sepeserpun! Namun ia telah melakukan kebaikan pada orang lain.


Atau contoh lainnya, ketika kita hendak menyeberang jalan. Beberapa meter dari kita juga ada orang tua atau anak-anak yang hendak menyeberang juga. Apa salahnya jika kita membantu menyeberangkan mereka, toh kita juga hendak menyeberang. Kecuali jika kamu tidak hendak menyeberang dan kamu melihat orang tua yang kesulitan ketika hendak menyeberang, kamu harus mengeluarkan sedikit kebaikan dari dalam hati mu dan juga sedikit waktumu untuk menolong orang tua tersebut untuk menyeberang :)


Contoh lagi, ketika sedang berada dalam kendaraan umum seperti bus atau kereta. Banyak juga penumpang yang acuh tak acuh pada orang lansia, ibu hamil, anak-anak atau orang dengan kekurangan fisik yang tidak kebagian bangku (berdiri). Kebanyakan yang saya lihat hampir semua pura-pura tidur atau pura-pura tidak melihat. Apa salahnya meluangkan sedikit energimu dan memberikan tempat dudukmu pada mereka (kecuali kamu sendiri termasuk dalam kategori orang lansia dan ibu hamil :)


Contoh lainnya lagi, jika kamu punya kendaraan misalnya motor. Kamu hendak pergi ke suatu tempat atau hendak pulang ke rumah. Dan ada seorang temanmu yang juga pulang searah denganmu dan dia hendak pulang naik kendaraan umum. Kalau kamu cuma sendirian tidak ada salahnya kamu beri dia tumpangan untuk pulang bareng (saya banget! hihihi) Itu mungkin akan membuatnya senang dan kamu juga bisa dapat teman ngobrol sepanjang perjalanan pulang :)


Ini tidak membuatmu rugi kan? Eh tapi jangan sembarangan juga memberi tumpangan pada orang yang tidak kamu kenal ataupun baru kamu kenal ya! Kalau kamu tidak terlalu mengenalnya dan merasa tidak nyaman sebaiknya jangan beri tumpangan, apalagi di jaman sekarang ini, dimana tingkat kriminalitasnya gila-gilaan! :( Tidak disarankan! Jadi berbuat baiklah selama itu tidak membahayakan jiwamu.


Jadi, itulah sekelumit tentang perbuatan baik yang sudah mulai memudar di muka bumi ini. Mungkin masih banyak lagi contoh perbuatan baik lainnya. Jadi tak ada salahnya jika kita berbuat baik pada orang lain, selain kamu bisa membahagiakan orang lain, kamu juga dapat pahala dan bahkan pasti ada perasaan bahagia juga keluar dari dirimu jika kamu dapat berbuat baik :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar